Sebaik-baik Manusia Adalah Orang yang Bermanfaat Bagi Sesama (H.R Buchori Muslim)
“Hidup adalah perjalanan waktu dan perpindahan tempat. Kapan pun dan di mana pun kita berada, haruslah memberi manfaat bagi sesama, karena sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain. Learn, Share, Success! (Muhammad Ali Murtadlo)”

Tuesday, 12 January 2016

Makna Hidup dari Sebuah Manuskrip


Cover Edisi Indonesia
Dalam buku ini Paulo Coelho berbicara tentang makna hidup dalam cinta dan kebijaksanaan.
 
Buku terbaru Paulo Coelho ini terbit pada tahun 2012 dengan judul asli El manuscrito encontrado en Accra. Publikasi dalam bahasa Inggris dilaunching pada 2 April 2013 dengan judul Manuscript Found in Accra. Sedangkan versi bahasa Indonesia diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama dengan judul Manuskrip yang Ditemukan di Accra pada tahun 2014.

Paulo Coelho adalah seorang penulis yang mampu menyentuh sisi terdalam sanubari manusia. Bahkan tak sebatas menyentuh, Paulo Coelho berhasil membangkitkan kesadaran batin pembaca melalui caranya berkisah soal kehidupan. Penulis asal Brazil ini adalah salah satu pengarang berpengaruh pada masa ini. Banyak karyanya yang telah menjadi buku-buku terlaris di dunia Internasional dan telah diterjemahkan ke dalam 73 bahasa, diantaranya Sang Alkemis, Aleph, Sebelas Menit, dan Ziarah.  Sehingga tak hayal jika pada tahun 2007 Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) menganugerahi Paulo Coelho sebagai Pembawa Pesan Damai.
Sang Maestro
Manuskrip yang Ditemukan di Accra ini merupakan novel terbarunya, berisi rangkuman sebuah kitab yang berisi filosofi kehidupan manusia. Novel ini mengambil sudut pandang seorang narator tanpa nama yang bertemu anak dari seorang arkeolog Inggris, Sir Walter Wilkinson. Pada 1974, Sir Walter menemukan manuskrip yang ditulis dalam Bahasa Arab, Ibrani, dan Latin. Manuskrip ini diketahui berasal dari Accra, sebuah kota di luar teritorial resmi Mesir, dan ditulis pada 1307 AD. Anak Sir Walter mengirimkan salinannya kepada sang narator yang kemudian menulis ulang manuskrip tadi ke dalam versi Bahasa Inggris.

Cerita berjalan ke masa lalu, menuju zaman yang diceritakan dalam manuskrip tadi. Hadirlah dialog antara Sang Guru, seorang Yunani, dengan warga Yerusalem pada sebuah malam di Accra, satu milenium setelah Yesus diadili oleh Pontius Pilatus. Para warga bertanya seputar permasalahan hidupnya dan dijawab oleh Sang Guru dengan berbekal bantuan dari Energi Illahi (Divine Energy), sebuah kekuatan spiritual di atas manusia yang menjadi keyakinan Sang Guru tersebut.
 
Edisi International
Pada setiap bab menceritakan persoalan yang berbeda-beda dalam hidup. Orang-orang mulai mempertanyakan tentang kekalahan, perjuangan, dan yang menjadi musuh-musuh mereka. Mereka merenungkan kemauan untuk berubah dan nilai-nilai kebajikan loyalitas serta kesendirian, dan mereka akhirnya beralih mempertanyakan keindahan, cinta, kebijaksanaan, seks, keanggunan, dan masa depan yang dapat diraih. Di sinilah inti cerita dari buku ini. Tiap persoalan dikupas mendalam dan secara otomatis menyeret pembaca untuk memahami dan mencerna kalimat-kalimat yang menyentil pikiran. “Ketenaran itu hanyalah manifestasi dari kesombongan atau ambisi, dan tidak akan bertahan dalam perjalanan waktu. Apakah kesuksesan itu? Kesuksesan adalah bisa pergi tidur setiap malam dengan jiwa yang damai”. (Hal. 140)

Generasi berganti, namun konflik kehidupan dalam semesta kehidupan manusia tidak pernah berubah. Segala kata bijak yang keluar dari mulut Sang Guru dalam tiap bab di buku ini hampir semua mengena dan menimbulkan efek membekas di benak. Sehingga kita bahkan kesulitan untuk memilih kalimat mana yang paling menonjol untuk dikutip. Ini adalah satu kelebihan dari buku ini, yaitu tiap bab menghadirkan kedalaman makna yang setara. Kita akan dibuat merenung setiap usai membaca satu kalimat ataupun satu bab.

Lazimnya dengan buku berbentuk novel, pembaca pasti terhanyut oleh jalan cerita atau tokoh-tokoh ada dalam sebuah novel tesebut. Tapi tidak dengan novel ini, karena tidak ada plot khusus. Tiap bab membawa kita pada persoalan baru, beserta dengan pemaparan dan berujung pada pemikiran baru. Selain itu kita akan diantarkan pada sensasi baru akibat kalimat-kalimat yang sering membuat kita menghela napas menanggapinya.

Manuskrip yang Ditemukan di Acrra ini merupakan sebuah intro yang mudah diserap oleh siapapun yang belum pernah atau baru pertama kali membaca karya Paulo Coelho. Lebih jauh lagi, novel ini adalah nutrisi batin yang sederhana dan melegakan. Seperti karya-karya yang lain, dalam setiap tulisannya, Paulo Coelho selalu berhasil membuat kita lebih memahami kehidupan melalui perspektif yang paling mendasar, yaitu lewat mata hati sendiri. Karena semua pertanyaan tentang kehidupan selalu memiliki jawabannya di hati sanubari, hanya kadang manusia sendiri yang kurang peka untuk menemukan dan mengamininya. Selamat membaca!


Deskripsi Buku
Judul Buku      : Manuskrip yang Ditemukan di Accra
Penulis             : Paulo Coelho
Penerbit           : Gramedia Pustaka Utama
Terbit               : Cet 1, 2014
Tebal               : 208 halaman
ISBN               : 978-602-03-0279-9
Peresensi         : Muhammad Ali Murtadlo (Penyuka Novel-Novel Tentang Hidup, Cinta, Sejarah dan Motivasi)

Kalau Ingin Membaca Koleksi Resensi Lain, Cobalah Klik Link ini Ali Murtadlo Library
Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hot Sonakshi Sinha, Car Price in India